Artikel Terbaru

Diposkan oleh : health pada 12:50 am tanggal November 21, 2015

Bahaya Berhubungan Seksual saat Wanita sedang Keputihan

Health.Ijomuda.Com – Seorang wanita perlu memperhatikan kebersihan dari organ intimnya agar dapat terhindar dari masalah jamur maupun bakteri. Pasalnya, organ intim wanita yang lembab dapat menjadi tempat yang cocok untuk perkembangan bakteri atau jamur. Kebersihan vagina yang kurang dijaga dapat beresiko untuk mengalami keputihan (flour-albus). Hal ini dapat berdampak pada aktivitas seksual anda dan pasangan. Keputihan dapat menimbulkan ketidaknyamanan saat bercinta juga bila melakukan hubungan seksual pada saat keputihan dapat membahayakan kondisi kesehatan.

Pada dasarnya cairan pada vagina berfungsi untuk membersihkan dan melindungi vagina dan keputihan ini merupakan cairan vagina yang bertambah secara abnormal. Cairan vagina yang bertambah secara normal dapat terjadi pada saat kehamilan, masa subur maupun ketika adanya rangsangan seksual. Cairan yang normal pada vagina biasanya tidak berbau, bening dan agak keputihan dengan bentuk cair berlendir. Sementara pada keputihan memiliki ciri-ciri berwarna keabuan, kekuningan, kehijauan serta disertai dengan bau busuk atau asam yang dapat menimbulkan gatal serta berbentuk lebih kental seperti ingus. Selain itu dapat juga menimbulkan nyeri atau bercak darah pada saat berhubungan seksual.

Keputihan dapat disebabkan oleh infeksi jamur, virus, bakteri maupun parasit. Dapat pula terjadi karena adanya alergi dari karet kondom ataupun dipicu oleh benda asing pada penggunaan intrauterine device (IUD) serta spiral KB. Jika disertai dengan bercak darah yang tidak sedikit harus dipikirkan kemungkinan adanya masalah pada vagina seperti kanker atau tumor yang harus segera diatasi sebelum lebih berbahaya untuk kondisi kesehatan.

Bahaya berhubungan seksual saat wanita sedang keputihan dapat menimbulkan masalah kesehatan bagi istri maupun sang suami. Penis yang bergerak ke dalam vagina saat melakukan penetrasi dapat menyebabkan terjadinya iritasi dan inflamasi (peradangan). Gerakan penis akan membuat keputihan menjadi bertambah luas sehingga dapat menimbulkan masalah pada organ-organ reproduksi disekitar rahim.

Menurut dr. Andi Wanananda MS ahli seksolog menyatakan bahwa wanita yang sedang mengalami keputihan sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu pada spesialis kandungan. Lebih baik lagi jika melakukan papsmer untuk memerika lendir vagina yang dapat membantu untuk mengetahui penyebab terjadinya keputihan baik karena bakteri, jamur maupun trichomonasvaginalis.

Kunjungi juga : Tips Meningkatkan Stamia Agar Tetap Prima

Agar dapat mengatasi keputihan secara tepat, sebaiknya segera lakukan analisis yang akurat mengenai penyebab dan resiko. Pernah atau tidaknya kontak seskual menjadi hal yang penting diutarakan untuk dapat memperkirakan penyebabnya. Bila keputihan telah lama dialami maka akan jauh lebih baik bila anda dapat meluangkan waktu untuk berobat ke dokter agar bisa segera dianalisis dengan tepat. Bila sudah diatasi dengan baik maka hubungan seksual anda pun tidak akan terhambat hanya karena adanya keputihan.